Bacaan Allahumma Antassalam dan Doa Setelah Sholat

Bacaan Allahumma Antassalam dan Doa Setelah Sholat

Sholat adalah ibadah dasar yang merupakan kewajiban semua umat muslim. Saat melaksanakan sholat seorang umat akan merasakan ketenangan, sebab merasa dekat dengan Allah. Dalam sholat umat juga memanjatkan doa agar beroleh kebahagian serta ketenangan dimanapun berada. Selain sholat 5 waktu, umat muslim kerap melaksanakan sholat tahajud dan sholat hajat.

Sementara Doa merupakan momen bagi manusia membangun relasi kepada Allah Swt dengan menyampaikan permohonan. Pada prosesnya dzikir dilakukan sebagai amalan ibadah agar selalu mengingat pencipta kita. Saat berdzikir mulut dan hati memuji dan meninggikan kebesaran Allah. Manusia berpasrah dan merendahkan diri dalam kekhusyukan. Dzikir diperintahkan untuk dipanjatkan pada pagi dan malam hari.

Membaca Dzikir Setelah Sholat

Membaca Dzikir Setelah Sholat

Setelah melaksanakan kewajiban sholat, maka sangat tepat apabila dilanjutkan dengan berdoa dan berdzikir. Karena pada momen ini umat muslim dalam kondisi bersih dan memiliki perasaan serta fokus kepada Allah. Doa Allahuma antassalam merupakan doa yang umumnya dinaikkan sehabis sholat. Apabila ingin membahas artian dari doa tersebut, akan memakan penjelasan yang cukup panjang. Salah satu aspek yang melingkupi adalah permohonan untuk perlindungan kepada Allah.

Dzikir adalah amalan yang dianjurkan sendiri oleh Rasulullah. Dalam melakukan dzikir bisa kapan saja dalam situasi apapun. Karena dengan berdzikir umat terus memuji Allah. Sholat akan terasa lebih lengkap saat selesai dilanjutkan dengan ucapan syukur dan memuji Allah melalui berdzikir.

Bacaan Doa Setelah Sholat

Bacaan Doa Setelah Sholat

Berdoa seisai sholat bukanlah hal yang baru untuk dilakukan umat muslim. Momen berdoa adalah saat dimana umat memiliki perasaan dekat dengan pencipta yang Maha Kuasa. Terkabulnya doa tergantung dari ketekunan serta iman dari umat sendiri.

  • Allahumma antassalam waminkassalam tabarakta Ya Dzaljalali wal ikram.

Ya Allah, Engkaulah As-Salaam (Yang selamat dari kejelekan-kejelekan, kekurangan-kekurangan dan kerusakan-kerusakan) dan dari-Mu as-salaam (keselamatan), Maha Berkah Engkau Wahai Dzat Yang Maha Agung dan Maha Baik.” (HR. Muslim)

  • Astaghfirullaåh. Astaghfirullaåh. Astaghfirullaåh. Allahumma antassalaam, wa mingkassalaam, tabarakta ya dzaljalaali wal ikraam.

Saya memohon ampun kepada Allah.Ya Allah Engkau Maha Sejahtera, dan dari-Mu lah kesejahteraan, Maha Suci Engkau wahai Rabb pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

  • Laa ilaaha illallaåh wahdahu laa syarikalah, lahul mulku, walahul hamdu, wahuwa ‘ala kulli syay-in qådiir. Allahumma laa maani’a limaa a’thayta, wa laa mu’thiya limaa mana’ta, wa laa yamfa’u dzaljaddi min kaljaddu.

Tidak ada Ilah yang berhak di ibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau beri, dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya dari (siksa)-Mu.

  • Laa ilaaha illallaåh wahdahu laa syarikalah, lahul mulku, walahul hamdu, wahuwa ‘ala kulli syay-in qådiir. Laa hawla wa laa kuwwata illa billaah, laa ilaaha illallaah, walaa na’budu illaa iyyaahu, lahunni’matu walahul fadhlu walahuts tsanaaul hasanu, laa ilaaha illallaåh mukhlishiyna lahuddiyn walaw karihal kaafiruun.

Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah. Kami tidak beribadah kecuali kepada-Nya. Baginya nikmat, anugerah, dan pujian yang baik. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya

Gunakan Waktu Sholat Untuk Berserah

Saat melaksanakan sholat tidak perlu terburu-buru. Karena perkara dunia bisa menunggu. Ketika menyembah Yang Maha Kuasa, maka menanggalkan apapun yang mengikat. Seperti perkara hidup yang membuat perasaan menjadi lelah dan penat. Sholat adalah jawaban yang terbaik, melepaskan seseorang dari belenggu. Demikian artikel tentang doa dan dzikir seusai sholat. Semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan.

Tinggalkan komentar