Sejarah Pramuka Indonesia dan Dunia

Sejarah Pramuka Indonesia dan Dunia

Pramuka memiliki kepanjangan Praja Muda Karana yang berarti anak muda yang suka bekerja. Pada tahun 1961 istilah Scout sebagai panduan pun resmi digunakan di tanah air. Awalnya kegiatan pramuka ada pada sejak jaman kolonial Belanda. Di Indonesia sendiri pramuka seolah menjadi oase atas pasang surutnya perkembangan organisasi dalam negri pada masa itu. Hal tersebut di rasa wajar, karena pada saat itu Indonesia masih dalam pengaruh pemerintahan Belanda.

Pramuka Merupakan Organisasi Dunia

Pramuka Merupakan Organisasi Dunia

Lord Robert Baden Powell of Gillwell seorang Letnan Jendral Inggris adalah sosok tangguh dibalik berdirinya gerakan kepramukaan di seluruh dunia. Inggris merupakan negara asal untuk pertama kalinya Pramuka dibentuk. Dengan serius Pramuka oleh Lord Baden Powel dikeloa menjadi organisasi yang berkembang tidak hanya di Inggris namun di seluruh dunia. Meski demikian, pramuka bukanlah bentuk dari ambisi seseorang apalagi Baden Powell. Berkembangnya Pramuka lantaran masyarakat dunia setuju akan manfaat dari organisasi tersebut.

Dalam setiap kegiatan dan pengetahuan Pramuka Lord Baden Powell banyak memberi kontribusi positif di dalamnya. Kegiatan kepramukaan membuat para anggotanya dekat berakivitas dengan alam, melakukan pekerjaan yang memberi kontribusi membantu masyarakat, serta relasi organisasi secara ketuhanan. Setiap level dalam organisasi Pramuka memiliki tingkatan yang berbeda, disesuaikan dengan usia para anggota.

Perkembangan Pramuka di Indonesia Pada Masa Kolonial Belanda

Perkembangan Pramuka di Indonesia Pada Masa Kolonial Belanda

Pertama kalinya masyarakat Indonesia mengenal tentang Pramuka adalah melalui Pemerintahan Belanda pada masa kolonialnya.NIPV atau Netherland Indische Padvinders Vereeniging adalah yang menaungi organisasi Pramuka di Indonesia. Padvinders memiliki pengertian yang sama dengan Pramuka dalam bahasa Belanda. Setiap pelatihan dan pengetahuan dari Pramuka ternyata bisa digunakan sebagai media untuk membangun karakter bangsa Indonesia pada masa itu. Sehingga para tokoh besar yang berperan dalam kemerdekaan Indonesia, memutuskan untuk tetap mengembangkan secara mandiri organisasi Pramuka tanpa Belanda.

Namun para tokoh besar tersebut belum memakai nama Pramuka pada organisasi. Melainkan setiap organisasi kepemudaan Indonesia kala itu menggunakan standar metode dari Padvindery atau Pramuka. Organisasi Indonesia yang tercatat mengadaptasi pendidikan dan pelatihan Pramuka adalah :

  • Sarekat Islam fdeling Padvindery atau SIAP
  • Hisbul Wathon atau HW
  • Javanese Padvinders Organizatie atau JPO
  • Nationale Islamitsche Padvindery atau NATIPIJ
  • Jong Java Padvindery atau JJP

Istilah Padvindery oleh K.H. Agus Salim diubah menjadi Pramuka. Keputusan ini untuk melepaskan Indonesia dari bayang-bayang pengaruh bangsa Belanda. Kesadaran nasional bangsa terbakar dan menjadi terpacu sesaat setelah Sumpah Pemuda di deklarasikan. Organisasi yang tadinya masih mewakili daerah atau golongannya, memutuskan membaur menjadi satu organisasi bersama yang besar. Berikut ini adalah nama organisasi yang pada tahun 1930 masuk ke dalam organisasi bersama :

  • Pandu Pemuda Sumatera atau PPS
  • Kesultanan Pandu atay PK
  • IPO juga bergabung menjadi bentukan Pramuka Indonesia

Akhirnya pada tahun 1931 PAPI atau Persatuan Antar Pandu Indonesia dibentuk dengan tujuan menjadi wadah atau naungan terhadap gerakan organisasi Pramuka tanah air. Hingga akhirnya nama PAPI berganti pada tahun 1938, menjadi Badan Persatuan Persaudaraan Perserikatan Indonesia atau BPPKI. Misi dari BPPKI sendiri untuk meningkatkan rasa memiliki, kebersamaan, persatuan juga kesatuan bangsa. Salah satu langkah yang dipilih oleh Dewan Pengurus BPPKI adalah membuat kegiatan Jambore seluruh Indonesia.

Dalam awal perjalanannya Pramuka tidak berjalan mulus di Indonesia. Banyak perubahan terjadi untuk kegiatan kepramukaan mulai dari nama, waktu pengadaan, serta lokasi kegiatan diselenggarakan. Tetapi bukan Indonesia jika tidak gigih. Setelah melewati perjalanan yang tidak mudah Jambore sepakat terlaksana. Jambore dengan nama PERKINO diselenggarakan di Yogyakarta dilaksanakan selama 7 hari mulai dari tanggal 23 sampai 29 Juli 1941.

Perkembangan Pramuka di Jaman Jepang

Perkembangan Pramuka di Jaman Jepang

Setelah kedatangan Jepang ke tanah air, gerakan Pramuka tetap beerlangsung. Bahkan karena dibekali keahlian anggota Pramuka, kemampuan tersebut dimanfaatkan untuk menyerang Belanda oleh Jepang pada Perang Dunia II. Jepang melarang organisasi mandiri Indonesia untuk beroperasi. Tidak ada lagi gerakan partai, kepemudaan, termasuk Pramuka yang bisa dikerjakan mandiri oleh bangsa Indonesia kala itu. Karena Jepang merasa kegiatan semacam itu akan berbahaya bagi kedudukan mereka di Indonesia.

Sebagai gantinya Jepang mendirikan oragnisasi bentukan Jepang, yang programnya mendukung pemerintahan dan tentara Jepang. Sebab Jepang beranggapan organisasi yang dibentuk mandiri oleh Indonesia bisa meningkatkan rasa kesatuan dan semangat ingin merdeka. Ada banyak pengintai atau mata-mata terbaik Indonesia yang direkrut untuk bergabung ke dalam organisasi bentukan Jepang.

Walaupun banyak upaya Jepang untuk menghalangi perkembangan organisasi di Indonesia. Tetapi semangat anak bangsa tidak pernah padam. Pemuda Indonesia bersatu pikiran dan tenaga untuk mendapatkan Perkino II. Gerakan ini mendapatkan dukungan dari peziarah yang ikut bekerjasama mengusir Jepang dari Indonesia. Berikut ini adalah segelintir nama organisasi yang berhasil dibuat oleh pemerintahan Jepang untuk mematikan organisasi lokal.

  • Keibondan
  • PETA
  • Seinendan, dan masih banyak lagi.

Pergerakan Pramuka Pasca Indonesia Merdeka

Pergerakan Pramuka Pasca Indonesia Merdeka

Setelah Indonesia resmi merdeka, sebuah organisasi dibentuk, tepatnya 28 Desember 1945 di kota Solo bernama Organisasi Pandu Rakyat Indonesia. Organisasi ini menjadi payung untuk seluruh anggota Kepanduan di seluruh Indonesia. Organisasi kepanduan terbembang hingga terbagi menjadi 3 federasi yang terbentul tergabung dalam Indonesian Scout Association (PERKINDO) dengan total keanggotaan lebih dari 100 organisasi. Barulah pada 14 Agustus 1961, Pramuka resmi di jadikan organisasi yang dibuka untuk khlayak umum.3 federasi yang dibentuk yaitu,

  • Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia atau POPPINDO
  • Ikatan Pandu Indonesia atau IPINDO
  • Persatuan Putra Putri Indonesia PKPI

Jambore Pramuka Dunia

Jambore Pramuka Dunia

Jambore untuk pertama kali diselenggaraja pada30 Juli hingga 8 Agustus tahun 1920 yang diadakan di Olympia Hall, London. Jambore pertama diikuti oleh 27 perwakilan negara, dengan jumlah peserta 800 orang, yang pada akhirnya menjadi tempat Lord Baden Powell memperoleh gelar sebagai Bapak Pandu Dunia atau Chief Scout of The world. Masih di tahun yang sama organisasi membentuk Dewa Escuteiros Internasional dengan anggota 9 biro yang berpusat dikota London. Sementara kantor sekretariat lainnya tersebar di seluruh benua

Tujuan Dibentuknya Pramuka

Tujuan Dibentuknya Pramuka

Organisasi Pramuka diselenggarakan sebagai wadah yang mengajarkan nilai-nilai pendidikan panduan yang menjadi bagian dari metode pelatihan internasional. Tujuannya tidak lain adalah membantu seluruh generasi muda dari berbagai level untuk memiliki kualitas dan potensi diri terhadap bidang sosial, alam, spiritual, intelektual dan berkekuatan fisik yang dinamis.

Melalui gerakan pramuka, semua anggotanya dilatih untuk memiliki kepribadian dan karakter yang mulia. Dimana setiap proses kegiatan Pramuka akan selalu ditanamkan rasa cinta tanah air, berjiwa patriot, bangga terhadap bangsanya, dan mau bekorban serta membela negara asalnya. Para generasi muda mendapatkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan pekerjaan yang bersifat patriot. Tidak akan ada lagi anak muda yang lemah dan kurang patriot. Dengan semua pembekalan yang dimiliki generasi muda, maka setiap negara bisa menghasilkan calon pemimpin bangsa yang berkualitas.

Tinggalkan komentar