Struktur Proposal Kegiatan beserta Penjelasannya

Struktur Proposal Kegiatan beserta Penjelasannya

Proposal merupakan bentuk formal dari rancangan kegiatan yang dinyatakan dalam dokumen tertulis yang disiapkan oleh seseorang atau kelompok serta dijelaskan secara sistematis dan mendetail.

Pembuatan proposal tentunya memiliki maksud fungsi dan tujuannya, baik dari pihak pembuat proposal ataupun dari pihak yang menerima proposal. Adapun beberapa fungsi dari proposal adalah sebagai berikut:

  • Dalam bidang akademik, proposal berguna sebagai dasar untuk melakukan penelitian terhadap suatu hal yang berhubungan dengan kajian ilmiah, sosial, budaya, ekonomi, agama, ekonomi, dan lain-lain.
  • Dalam bidang usaha atau bisnis, proposal berfungsi untuk menggambarkan serta memproyeksikan rencana pendirian sebuah usaha.
  • Pada pelaksanaan sebuah kegiatan, proposal berfungsi untuk menyampaikan informasi detail mengenai suatu kegiatan untuk keperluan pengajuan dana pelaksanaan kegiatan, contohnya untuk acara perayaan, seminar, pelatihan, dan lainnya.
  • Dalam suatu proyek, proposal dijadikan sebagai dasar untuk mengikuti tender, baik yang diadakan oleh lembaga pemerintah ataupun swasta.

Ciri – Ciri Proposal

Pada artikel kali ini, kami akan membahas struktur proposal untuk kegiatan. Dimana ciri-ciri dari proposal tersebut diantaranya:

  1. Proposal meringkas informasi dari kegiatan yang akan dilakukan
  2. Sebagai pemberitahuan pertama dari sebuah kegiatan
  3. Berisikan tujuan dan latar belakang sebuah acara

Struktur Proposal Kegiatan

Berikut ini adalah struktur proposal kegiatan beserta penjelasannya, yaitu:

1. Nama Kegiatan

Tentu saja, hal pertama yang harus ada dalam proposal kegiatan adalah judul atau nama kegiatan. Bagian ini dijelaskan secara rinci, agar penerima proposal dapat mengetahui gambaran kegiatan yang akan dilaksanakan serta menghindari kesalahpahaman.

2. Pendahuluan

Bagian ini menampilkan alasan kegiatan yang diinformasikan dalam proposal harus dilaksanakan. Bagian ini juga berisi latar belakang pelaksanaannya, serta poin-poin penting dari kegiatan tersebut.

3. Tujuan Kegiatan

Salah satu bagian dari struktur proposal ini menjelaskan tujuan-tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut. Tujuan ini juga berfungsi untuk bisa mengarahkan dan menegaskan fokus dari aktivitas yang nantinya akan dilakukan.

4. Sasaran Kegiatan

Bagian ini memuat informasi tentang sasaran yang hendak dicapai dari pelaksanaan kegiatan tersebut. Atau bisa dibilang, bagian ini menjelaskan kalangan atau kelompok masyarakat apa saja yang akan menjadi peserta kegiatan tersebut nantinya.

5. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Pada bagian ini, waktu harus dijelaskan secara detail, berupa hari, tanggal, bulan, tahun, dan rentang jamnya juga. Selain itu, tempat pelaksanaan kegiatannya harus dituliskan dengan jelas.

6. Susunan Acara

Pada bagian susunan acara atau rundown, pembuat proposal menginformasikan susunan acara dari kegiatan yang akan dilaksanakan. Setiap mata acara dari kegiatan tersebut juga disertakan waktu pelaksanaannya, mulai dari awal hingga akhir kegiatan.

7. Kepanitiaaan

Selanjutnya kita memasuki susunan kepanitiaan. Pada bagian ini, pembuat proposal menjelaskan susunan panitia yang akan bertanggung jawab dalam pelaksanaan acara, mulai dari nama lengkap, jabatan, hingga tugas yang diembannya.

8. Anggaran Dana

Bisa dibilang, ini adalah bagian krusial dari sebuah proposal kegiatan. Bagian ini menjelaskan perhitungan anggaran biaya yang diperlukan untuk mengadakan kegiatan tersebut. Estimasi dari perhitungan biaya tersebut akan menjadi bahan pertimbangan bagi pihak sponsor atau donatur dalam memberikan dukungan dana bagi kegiatan tersebut.

9. Penutup

Seperti namanya, bagian ini menjadi bagian akhir dari proposal kegiatan, dimana memua ringkasan informasi seputar kegiatan yang akan dilakukan. Selain itu, pada bagian ini juga menyelipkan kata-kata persuasif agar proposal kegiatan ini dapat disetujui oleh pihak penerima proposal, khususnya abgi donatur kegiatan tersebut.

Sekian artikel kami kali ini seputar struktur proposal. Semoga artikel kami ini bisa membantu Anda dalam pembuatan proposal kegiatan.

Tinggalkan komentar