Topologi Hybrid : Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan

Topologi Hybrid : Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan

Komputer memiliki berbagai jaringan di dalamnya. Dalam bidang jaringan komputer, ada sebutan topologi jaringan yang terdiri dari berbagai jenis. Saat sebuah perusahaan ini menyatukan satu perusahaan dengan perusahaan lainnya, misalnya ketika terdapat pengambilan alih perusahaan, maka akan ada usaha menyatukan jaringan dari kedua perusahaan tersebut. karena berasal dari dua perusahaan yang berbeda, biasanya akan terjadi penggabungan teknologi dan topologi jaringan yang berbeda. 

Jika sudah menyangkut jaringan yang cukup luas, maka beberapa perusahaan melakukan penggabungan teknologi dan topologi jaringan yang berbeda. Jenis yang biasa dipakai adalah Topologi Hybrid yang dibentuk dari berbagai teknologi topologi jaringan. Misalnya yaitu jaringan yang menggunakan topologi ring diganbungkan dengan jaringan lain misalnya topologi star. Penggabungan jaringan untuk menjadi topologi hybrid harus berkomposisi dua jaringan yang berbeda, karena satu jaringan yang sama digabungkan, hasilnya akan tetap sama. 

Tak heran karena penggabungan dua jaringan berbeda ini, maka juga menghasilkan tata letak topologi yang rumit, sulit dipahami. Tapi meskipun sangat susah, topologi ini paling jarang menimbulkan masalah. Topologi hybrid tidak memiliki karakteristik secara khusus. Melainkan ia akan memiliki sifat bawaan dari jaringan yang dibawanya. 

Topologi Hybrid : Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan

Maka dari itu, dibandingkan dengan jenis topologi lainnya, topologi hybrid memiliki nilai plus yang lebih banyak dibandingkan topologi lainnya. walaupun demikian, jenis topologi hybrid ini memiliki kelemahannya juga. Untuk itu, bagi anda yang belum tahu apa saja keuntungan dan kelebihan dari topologi hybrid ini, berikut adalah kelebihan dan Kekurangan dari topologi hybrid :

Kelebihan :

  1. Bisa menyatukan lebih dari dua topologi jaringan yang berbeda-beda sesuai keinginan perakit. 
  2. Sistem topologi ini sangat fleksibel dan efisien. Fleksibel karena saat menggabungkan dua jaringan, tidak perlu merombak topologi jaringan yang sudah dibentuk sebelumnya. Kemudian efisien karena menggabungkan kedua jaringan bisa mengurangi space jaringan yang terbuang. 
  3. Meskipun berasal dari beberap ajaringan yang berbeda, tapi bisa menghasilkan hasil sempurna dan berjalan dengan lancar. Ini karena dalam satu aliran terdapat kombinasi jaringan yang membuat aliran tersebut menjadi lebih kuat. 
  4. Mudah ditambahkan node atau koneksi peripheral baru, meski berasal dari topologi berbeda. 
  5. Bersifat regular atau ketika satu jaringan terdapat masalah, jaringan lainnya tidak ikut bermasalah. 
  6. Kecepatan jaringan yang konsisten karena topologi hybrid menggabungkan kelebihan jaringan dan mengurangi kelemahan masing-masing jaringan. 

Kekurangan :

  1. Susah mengelola jaringannya. Karena penggabungan beberapa topologi juga berarti menggabungkan struktur jaringan menjadi rumit dan lebih susah dipahami. 
  2. Biaya mahal. Ini karena membuat jaringan topologi hybrid perlu banyak hub dan kabel yang cukup panjang untuk menghubungkan jaringan. 
  3. Biaya perawatan mahal. Hub terus bekerja meskipun slaah satu node sedang tidak bekerja, karena hub harus mengelola berbagai jenis jaringan sekaligus. 
  4. Rumit dalam membuat instalasi dan konfigurasi. Ada banyak topologi jaringan berbeda yang harus dihubungkan dan disaat yang bersamaan juga harus memastikan semua node harus berfungsi dengan baik.

Sudah jelas dengan pengertian dari topolgi hybrid bukan. Nah sekarang, anda bisa menggabungkan beberapa topologi jaringan untuk perusahaan sendiri. Jika anda menguasai penggabungannya dengan mudah, maka perusahaan anda juga lebih mudah untuk menggabungkan jaringan. Sehingga risiko kerusakan jaringan bisa lebih diminimalisir. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari penggabungan beberapa jaringan tersebut. Silahkan dicoba untuk jaringan yang sudah anda buat dan gabungkan dengan beberapa jaringan lainnya.  

Tinggalkan komentar